Thursday, 25 July 2019

Malam Inagurasi Penuh Arti

Taddan Bersholawat

25 Juli 2019 Kuliah Kerja Nyata (KKN) 98 Universitas Trunojoyo Madura yang bertempat di Desa Taddan Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang, setelah 26 hari mengabdi kepada masyarakat, KKN 98 UTM mengadakan malam inagurasi (malam penutupan) dengan Tema Taddan Bersholawat ‘’Satukan Umat Selamat Dunia Akhirat’’, yang mengundang gambus El-Nata Group dari Pondok Pesantren Nazhatut-thulab. Acara ini bertempat di lapangan depan Rumah Makan Mahkota desa Taddan.

Acara yang bekerja sama dengan Karang Taruna Karya Muda Desa Taddan ini dihadiri oleh para tokoh masyarakat setempat dan juga masyarakat umum, yang memadati area lapangan untuk mengikuti kegiatan Taddan Bersholawat ini. Maksud dilaksanakan kegiatan ini harapannya dari kalangan mahasiswa maupun umum dapat meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT serta mendapat syafa’at dari Nabi Muhammad SAW. Acara Taddan Bersholawat ini merupakan progam kerja terakhir atau acara puncak dan lebih kerennya malam Inagurasi dari KKN 98 UTM yang mana sebelumnya telah dilaksanakan rentetan progam kerja lainnya diantaranya pembuatan produk unggulan, pemanfaatan sampah(ecobrick), mengajar madrasah, lomba, dan lain-lain.
Sebelum dimulainnya acara ini terlebih dahulu dibuka dengan sholawat yang diiringi oleh Gambus EL-Nata Group kemudian pembacaan Yasin dan Tahlil, sambutan-sambutan, dan juga penampilan-penampilan dari anak-anak Madrasah Wasilatut Taqwa sekaligus pembagian hadiah lomba yang telah diadakan oleh KKN 98 UTM. Acara Taddan bersholawat ini mampu memberikan kesan tersendiri bagi masyarakat desa Tanddan salah satunya Isna, ia menyampaiakan kebanggannya karena KKN 98 UTM bisa melaksanakan kegiatan yang bisa memberikan energi positif ini yang mana jarang-jarang dilaksanakan di Taddan, Ia juga menyampaikan semoga acara ini bisa lebih menyatukan, mempererat tali silaturrahmi, dan membawa berkah bagi masyarakat Taddan.

Salah satu tokoh agama desa Taddan Ustadz Barisi dalam sambutannya menyampaikan bahwa “Saya saja yang sudah tinggal disini kurang lebih selama 27 tahun belum pernah mengadakan acara Taddan bersholawat, sedangkan KKN yang baru satu bulan mampu mengadakan acara Taddan Bersholawat dengan meriah, maka bersyukur dengan adanya mahasiswa KKN”. Alhamdulillah acara ini mendapat support serta dukungan penuh dari bapak Kades beserta aparatur desasanya, Oleh karena itu, acara Taddan Bersholawat tersebut mendapat respon baik dari masyarakat khususnya Desa Taddan, oleh sebab itu perlu kiranya acara Taddan Bersholawat seperti ini dilaksanakan lagi karena merupakan acara yang sangat positif.
Acara Taddan Bersholawat juga memberikan kesan tersendiri bagi KKN 98 UTM dan Karang Taruna karena mendapat respon baik atas terlaksananya kegiatan tersebut, di penghujung acara  teman-teman KKN 98 UTM memberikan sebuah penampilan nyanyian yang diiringi dengan Gambus El- Nata Group. Acara ini diakhiri dengan penyampaian ucapan terimakasih dan permohonan maaf kepada mayarakat Desa Taddan yang diwakili langsung oleh Kooordinator Desa saudara Kurdi mewakili segenap seluruh panitia baik Karang taruna maupun temen-temen KKN, apabila dalam proses pelaksanaan KKN yang diselenggarakan selama 26 hari ini ada kata maupun perbuatan yang kurang berkenan dihati masyarakat Taddan kami mohon maaf yang sebesar-besarnya, karena hanya itu dapat kami berikan  yang mampu kami lakukan.


Monday, 22 July 2019

Pengolahan Sampah Plastik Dengan Sistem Ecobrick


Sampah plastik merupakan permasalahan lingkungan hidup yang dihadapi oleh masyarakat indonesia dan dunia. Penggunaan produk plastik secara tidak ramah lingkungan menyebabkan berbagai masalah lingkungan hidup yang serius. Sampah plastik tidak hanya jadi masalah di perkotaan, namun juga di lautan. Dampak negatif sampah berbahan plastik tidak hanya merusak kesehatan manusia, membunuh berbagai hewan dilindungi, tetapi juga merusak lingkungan secara sistematis. Jika tidak dikelola serius, pencemaran sampah jenis ini akan sangat berbahaya bagi kelanjutan planet bumi.
Sampah Plastik adalah salah satu pencemaran lingkungan hidup di indonesia. Plastik merupakan produk serbaguna, ringan, fleksibel, tahan kelembapan, kuat, relatif murah. Karena berbagai kemudahan tersebut, seuruh dunia bernafsu untuk menghasilkan lebih banyak produk berbahan baru plastik. Namun, tanpa disadari, karena dasar plastik, ditambah cara penggunaan yang tidak ramah lingkungan, yang justru merusak lingkungan hidup.

Dengan Ecobrick, sampah-sampah plastik ini akan tersimpan terjaga didalam botol sehingga tidak perlu dibakar, menggunung, tertimbun dll. Jadi yang dimaksud ecobrick adalah botol plastik yang di isi padat dengan limbah non-biologikal untuk membuat blok bangunan yang dapat digunakan kembali.
Banyak dari kita yang masih mengkonsumsi makanan atau produk apapun yang dikemas plastik. Kadang kita berusaha kreatif dan mengurangi sampah dengan membuat sabun sendiri di rumah contohnya, tapi bahan-bahan yang digunakannya pun msih menggunakan plastik. Juga tidak mudah untuk begitu saja meninggalkan 100% plastik karena faktanya produk didalam supermarket hampir 90% sudah dikemas dalam sebuah bungkus yang sebagian besarnya adalah kemasan plastik.
Jika reuse dan reduce sudah sangat sulit, maka ecobrick merupakan solusi. Ekobrick mampu memberikan keidupan baru bagi limbah plastik. Ekobrick adalah cara lain untuk utilisasi sampah-sampah tersebut selain mengirimnya ke landfill (pembuangan akhir). Dengan Ekobrick kita memiliki kesempatan umtuk mengubah pengorbanan komunitas dan ekosistem dalam mencerna plastik. Kita dapat mengubah plastik menjadi bermanfaat bagi masyarakat dan ekosistem setempat. Karakteristik palstik yang sangat bermasalah digunakan yaitu longevity dan durability malah menjadi sesuatu yang dicari.
Ekobrick biasanya digunakan untuk membuat furniture modular, prabotan indoor, ruang kebun, ruang hijau, dinding struktur dan bangunan seperti sekolah dan rumah. Cara membuat Ekobrick yaitu dengan botol plastik apapun, tetapi botol yang paling tepat untuk digunakan yaitu berukuran 500 ml. Siapkan botol plastik, sampah non organik dan non biologi, gunting dan kayu/tongkat untuk memadatkan.

Video Produk


Menciptakan inovasi unggulan dalam meningkatkan perekonomian

Mahasiswa univesitas trunojoyo madura yang melakukan kuliah kerja nyata pada hari senin tanggal 15 juli  2019 di balai desa Taddan Camplong  mengadakan sosialisasi nilai tambah (value addid) produk hasil pertanian dan pelatihan pembuatan produk unggulan jambu air.
Jambu air yang menjadi salah satu potensi unggulan desa ini sangatlah penting untuk kita kembangkan menjadi produk unggulan desa tersebut. karena melihat beberapa keuntungan yang bisa kita dapatkan khususnya di bidang ekonomi .
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat karena melihat beberapa potensi yang dimiliki oleh desa Taddan sangatlah besar sehingga sangat perlu untuk kita kelola menjadi sebuah produk yang bernilai jual tinggi.
Salah satu contohnya yaitu hasil pertanian yang ada di madura khusunya di desa Taddan yaitu jambu air. Mengingat di desa Taddan ini hampir setiap rumah memiliki pohon jambu air yang mana pemanfaatannya masih kurang, pada saat musim panen saat penjualan jambu air ini kadang sangat sulit dan buah yang di hasilkan banyak yang kurang bagus.maka Buah- buah yang tidak laku bisa di manfaatkan untuk menambah pendapatan dari masyarakat. Pemanfaatannya itu dapat dilakukan dengan cara mengolah buah jambu air menjadi permen yang mana banyak digemari dari semua kalangan baik anak-anak maupun orang dewasa, pengolahan ini sangat bermanfaat baik dari segi keuntungan dan juga kesehatan. Dilihat dari segi keuntungan buah jambu air yang tidak laku dijual, jika di buang akan menjadi sampah dan jika di olah menjadi produk permen atau yang lainnya maka akan menambah keuntungan atau pemasukan dari masyarakat

Selain buah jambu air yang memiliki banyak manfaat, dan daun jambu yang di anggap remehpun memikiki berjuta manfaat bagi kesehatan dan kecantikan, daun jambu air ini memiliki aktivitas sebagai astringent    (anti bakteri) untuk perawatan kulit yaitu sebagai pengencang kulit, pengecil pori-pori dan pembuat lapisan pelindung. Selain itu, daun jambu air juga memiliki khasiat mengobati demam, batuk, dan menghentikan diare. Daun jambu air yang ditimbuk juga dapat digunakan untuk mengobati lidah yang retak dan jus daun jambu air juga dapat digunakan untuk mandi dan lation.
Berdasarkan manfaat-manfaat yang terkandung dalam buah dan daun jambu air, maka perlu adanya pengembangan produk untuk mencapai penjualan yang tinggi. Oleh karena itu, pengembangan produk ini sangat penting untuk dilakukan selain meningkatkan nilai jual juga dapat mengurangi tingkat kerugian dan meminimalisir terhadap penurunan nilai jual jambu air dalam bentuk mentah.
Salah satu upaya yang dilakukan oleh mahasiswa KKN 98 mandiri tematik universitas trunojoyo madura untuk meningkatkan daya jual dari jambu air yang ada di Desa Taddan yaitu dengan mengubahnya menjadi permen yang di beri nama MEMBOO dan juga teh daun jambu air yang diberi nama TEAJA’98.
pembuatan kedua produk tersebut sangatlah sederhana. Dalam pembuatan MEMBOO beberapa bahan tambahan yang perlu kita siapkan yaitu jambu air, gula dan Acid (garam asam) saja. Rinciannya yaitu anggap jambu air yang digunakan sebanyak 1kg maka gula yang dibutuhkan sebesar 2 ons dan acid setengah sendok teh. Langkah pertama yaitu dengan memarut jambu air dan diambil ampasnya yang kemudian di campur dengan gula dan acid sekaligus digoreng sampai mengering.
Dan cara pembuatan teh daun jambu air yaitu menyiapkan daun yang agak muda dan tidak terlalu tua lalu dihilagkah batang tengahnya,dan potong daun kecil-kecil, keringkan selama kurang lebih 2-3 hari sampai warna kecoklatan setelah itu daun yang sudah kering ditumbuk dan dapat di seduh dengan air panas atau bisa ditambah gula sesuai selera.



Sunday, 21 July 2019

Pemberangkatan dan Penyerahan Peserta KKN 98 Tematik Mandiri UTM




Senin 1 juli 2019 , Peserta KKN Tematik mandiri Kelompok melaksanakan peberangkatan menuju Desa Taddan Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang titik kumpul pemberangkatan KKN 98  bertempat di belakang cafe kampus  universitas Trunojoyo Madura. Pemberangkatan dilaksanakakn pada pukul 13.00 WIB dan tiba dilokasi KKN pada pukul 16.30.


Setibaya di lokasi KKN yakni di Desa Taddan Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang, ddilanjutkan dengan prosesi pemukaan sekaligus penyerahan peserta KKN Tematik Mandiri Kelompok 98 kepada masyarakat Desa Taddan yang ddwakilkan pada kepala Desa dan dari pihak peserta KKN di dampingi oleh Dosen pembimbing Lapangan (DPL).
Tidak banyak aktvitas yang dilakukan peserta KKN Tematik mandiri kelomok 98 di hari pertama ini, namun hal itu bukan berarti tidak ada aktivitas yang dilakukan, pasca kegiatan pembukaan, peserta KKN Tematik Mandiri kelompok 98 melaksanakan pengajian sekaligus pengenalan pada warga setempat.